Ramon Tanque dan Kesempatan Membuktikan Diri di Persib Bandung

Foto: Ramon Tanque

Artikel

Ramon Tanque dan Kesempatan Membuktikan Diri di Persib Bandung

Oleh Faza Pradana 13 August 2026

Musim baru, kesempatan baru. Semestinya memang begitu dan itulah yang akan dihadapi Ramon de Andrade Souza atau yang lebih dikenal sebagai Ramon Tanque setelah resmi diperpanjang kontrak oleh Persib Bandung. Penyerang asal Brasil berusia 27 tahun itu masih mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari lini depan Maung Bandung di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik dan Asia.

Catatan Debatable sebagai Ujung Tombak

Keputusan Persib mempertahankan Ramon tentu memunculkan beragam reaksi. Di satu sisi, performanya pada musim lalu memang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Dari 36 penampilan di semua kompetisi, yang terdiri atas 28 laga Super League dan delapan pertandingan AFC Champions League Two, Ramon membukukan sembilan gol dan dua assist. Rinciannya, ia mencetak delapan gol dan dua assist di Super League serta satu gol di ACL Two. Catatan tersebut masih berada di bawah ekspektasi jika dibandingkan dengan reputasinya sebelum datang ke Bandung ketika ia sukses menyabet gelar top skor Liga Kamboja bersama Visakha FC dengan koleksi 21 gol.

Perjalanan Ramon bersama Persib pun tidak berjalan mulus sejak awal. Ia harus menunggu hingga laga tunda pekan keempat melawan Borneo FC untuk mencetak gol pertamanya. Momen itu akhirnya datang lewat sundulan keras setelah memanfaatkan umpan silang Beckham Putra yang gagal dihentikan Nadeo Argawinata. Gol tersebut menjadi tanda awal kebangkitan Ramon sekaligus membantu Persib meraih kemenangan meyakinkan 3-1.

Legenda Anakonda yang Fenomenal

Di balik perjuangannya menemukan ketajaman, Ramon juga menghadirkan momen yang hingga kini masih dikenang Bobotoh. Saat Persib mengalahkan Bhayangkara FC 2-0 pada pekan ke-15, Ramon mencetak dua gol alias brace. Namun, yang paling membekas justru komentar khas Rendra Soedjono ketika striker Brasil itu mencetak gol keduanya pada menit ke-66.

“Ramon ketagihan mencetak gol, celananya sudah diganti menjadi lebih longgar, sehingga ia lebih leluasa mencetak gol.”

Candaan sang komentator yang berujung viral di media sosial tersebut muncul karena Ramon selama ini dikenal selalu mengenakan celana yang sangat ketat saat bertanding, sehingga warganet turut memberinya julukan “El Anaconda.”

Sisi Positif dan Kompetisi Striker

Meski statistik individunya belum terlalu mencolok, kontribusi Ramon tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia menjadi bagian dari skuad yang sukses mengantarkan Persib mencetak sejarah dengan meraih gelar juara Super League untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kehadirannya memberikan variasi di lini depan dan beberapa kali menjadi pembeda ketika tim membutuhkan gol penting.

Tantangan yang lebih besar kini sudah menanti. Persib mendatangkan striker anyar Balsa Sekulic yang diproyeksikan menjadi pesaing Ramon dalam memperebutkan posisi ujung tombak. Persaingan ini dipastikan menarik untuk disimak karena keduanya memiliki karakter permainan yang berbeda. Ramon mengandalkan kekuatan fisik, duel udara, dan kemampuan menahan bola. Sementara itu, Sekulic dikenal lebih tajam dalam penyelesaian akhir serta aktif bergerak mencari ruang.

Titik Penentu Karier di Bandung

Musim 2026/2027 pun bisa menjadi titik penentu bagi perjalanan karier Ramon bersama Maung Bandung. Akankah ia mampu menjawab keraguan dengan mencetak gol dua digit sekaligus mengunci posisi sebagai striker utama? Atau justru harus rela lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan?

Jawabannya akan tersaji seiring bergulirnya kompetisi. Satu hal yang pasti, Ramon Tanque kini memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa musim pertamanya bersama Persib bukanlah batas dari kemampuannya. Bobotoh tentu berharap sang penyerang Brasil mampu menemukan versi terbaiknya dan kembali menjadi salah satu senjata Maung Bandung untuk mengejar kesuksesan di musim baru.

Artikel Lainnya

Baca berita Persib lainnya.