Comeback 3-1: Maung Bandung Buka Musim dengan Kemenangan Dramatis atas PSM

Foto: Persib

Current Report

Comeback 3-1: Maung Bandung Buka Musim dengan Kemenangan Dramatis atas PSM

Oleh Fakhri Imam Syahid 06 September 2026

Persib Bandung membuka kampanye Super League 2026/2027 dengan cara yang tidak mudah, namun berujung manis. Bertanding di depan pendukung sendiri di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam kondisi rumput yang mengkhawatirkan, Maung Bandung sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan 3-1 atas PSM Makassar.

Babak Pertama Sedikit Bingung

Awal laga tidak berjalan sesuai rencana. PSM justru mencuri gol cepat lewat serangan balik dan Persib pun harus bermain mengejar sepanjang 45 menit pertama. Meski begitu, ada satu hal yang patut dicatat, yaitu skema bola mati Persib beberapa kali membahayakan pertahanan PSM. Sayangnya, peluang-peluang dari situasi dead ball tersebut belum bisa dikonversi menjadi gol.

Secara umum, permainan Persib di babak pertama masih terlihat kebingungan. Ketika pemain memegang bola, sering kali muncul kebingungan hendak diarahkan ke mana operan berikutnya. Ruang-ruang kosong yang seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai opsi umpan justru dibiarkan terbuka begitu saja, membuat build-up serangan Persib terkesan terputus-putus.

Babak pertama juga menyisakan kabar kurang mengenakkan. Kapten Marc Klok harus ditarik keluar karena cedera. Semoga ini bukan cedera yang serius dan proses pemulihannya berjalan cepat.

Sekulic Jadi Pembeda di Babak Kedua

Jika di babak pertama bola mati Persib 'hanya' mengancam, di awal babak kedua hal itu akhirnya membuahkan hasil. Gol pembuka Persib lahir dari sepak pojok yang berbuah gol Patricio Matricardi, buah dari pola yang memang sudah terlihat berbahaya sejak 45 menit pertama.

Momentum itu kemudian dilanjutkan oleh Balsa Sekulic yang masuk sebagai pemain pengganti dan langsung tampil sebagai pembeda. Ia mencetak gol yang cantik, sekaligus memperlihatkan kerja keras dengan turun membantu menjemput bola sesuatu yang sangat dibutuhkan Persib pada laga ini.

Puncaknya, gol ketiga Persib lahir lewat sepakan spektakuler dari Uilliam Barros yang memastikan Maung Bandung membawa pulang tiga poin penuh di laga pembuka musim.

Catatan di Balik Laga Ini

Terlepas dari hasil akhir positif ini, ada pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi. Persoalan pemain yang kebingungan mencari opsi oper ketika menguasai bola masih terlihat sepanjang laga akibat kurangnya support dari rekan setim dan banyaknya ruang kosong yang semestinya bisa dimaksimalkan sebagai jalur operan. Ini menjadi catatan penting bagi tim pelatih untuk dibenahi menjelang laga-laga berikutnya.

Kondisi lapangan GBLA yang tidak ideal turut menjadi faktor yang memengaruhi jalannya pertandingan malam ini. Tentu, ini berdampak pada kualitas permainan kedua tim. Permukaan rumput yang tidak rata membuat bola kerap memantul di luar prediksi, sehingga umpan-umpan pendek yang seharusnya menjadi kekuatan Persib dalam membangun serangan justru banyak yang gagal sampai ke tujuan.

Tempo permainan pun ikut melambat karena pemain harus lebih berhati-hati saat mengontrol dan menggiring bola, yang pada akhirnya turut memperparah kesulitan mencari opsi oper di tengah minimnya pergerakan tanpa bola dari rekan setim. Faktor lapangan ini juga menjadi salah satu pemicu meningkatnya risiko cedera pada pemain, termasuk insiden yang dialami Marc Klok di babak pertama.

Sisi positifnya, Persib untuk pertama kali menampilkan jersey seri home mereka pada laga resmi. Tampilan corak gagah dan fresh menemani perjuangan Gabriel Mutombo dan kawan-kawan. Meski demikian, tampilan positif ini cukup terganggu jika dipadukan dengan pattern rumput GBLA yang membuat mata perlu berjuang sedikit lebih keras untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

Baca berita Persib lainnya.