Dedikasi Adam Przybek kepada Persib Bandung Menemui Akhirnya
Current Report

Dedikasi Adam Przybek kepada Persib Bandung Menemui Akhirnya

Oleh Muhammad Hafizh Firdaus 25 June 2026

Bandung, Sampurasib – Adam Przybek, juru jaga gawang Persib Bandung asal Wales yang didatangkan pada 25 Juni 2025 silam, akhirnya sepakat berpisah secara baik-baik. Setelah mendapati musim yang kurang beruntung, Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), menyampaikan apresiasi atas dedikasi Przybek selama berseragam kebanggaan Bandung. Menurutnya, ruang perkembangan bagi kiper asing Gen Z ini masih sangat terbuka dan Persib memilih untuk tidak menghalangi ruang tersebut. Hal ini didasarkan pada kurangnya menit bermain berikut dengan dinamika yang terjadi pada Przybek di Bandung selama setahun belakangan.

Cedera di Awal Musim

Awal kedatangan legiun asing di Bandung awalnya baik-baik saja. Menjadi andalan di bawah mistar gawang selama gelaran Piala Presiden 2025 dan laga uji coba pra-musim kontra Western Sydney Wanderers, Przybek sempat membuat publik Bandung reugreug atas kehadirannya. Qadarullah, petaka mulai terjadi di awal Super League musim 2025/2026 putaran pertama. Przybek harus menepi akibat cedera putus ligamen engkel.

Tentu saja, karena Persib tidak mungkin bermain tanpa kiper, Teja Paku Alam yang awalnya duduk di bangku cadangan, pada saat itu mulai diplot sebagai juru jaga gawang. Entah ini kisah baik atau buruk, Teja bermain apik dalam kiprahnya di masa genting tersebut. Alhasil, peran Przybek kian tergantikan. Sulit bagi Przybek untuk menggeser posisi kiper yang di musim ini meraih rekor nirbobol terbanyak Liga Indonesia dalam satu musim. Meskipun berat, kala cedera tersebut mulai pulih, Przybek terus menunjukkan antusiasme untuk bisa kembali merumput bersama Persib.

Tercoret dari Skuad Putaran Kedua

Teja terus tampil apik, sementara Przybek belum kunjung menemukan performa terbaiknya. Pada kondisi yang sama, Persib terus menjaga pole position di liga domestik sembari melanjutkan asa di kancah Asia. Situasi semakin runyam ketika bursa transfer musim dingin mulai dibuka. Skuad Persib di putaran pertama dinilai belum cukup mumpuni oleh sebagian Bobotoh. Pasalnya, Persib hanya terpaut 1 poin dari Borneo di posisi kedua pada klasemen paruh musim. Dengan kondisi tersebut, Persib kian terbuka untuk mencari amunisi baru di putaran kedua.

Sesaat, Layvin Kurzawa dan Sergio Castel datang bagai pangeran. Bersamaan dengan Wiliam Marcilio yang tidak mengesankan Bojan Hodak, Przybek yang mengisi jatah pemain asing kian terkapar. Dua datang dan dua harus terasingkan. Karena liga domestik terikat kebijakan maksimal 11 pemain asing, maka manajemen Persib mengambil langkah bijak: tetap mendaftarkannya di skuad ACL Two 2025/2026 yang tidak memandang jatah asal pemain.

Persib lolos dari fase grup dan bersiap hadapi Ratchaburi FC di laga 16 besar. Qadarullah lagi, kiper yang turun ke lapangan tetap Teja, mungkin karena sudah terpaku oleh alam. Persib kandas 3-0 di leg pertama, namun tetap saja Teja kembali dipercaya di leg kedua. Persib berhasil menang 1-0 di leg kedua, yang artinya Persib kalah agregat dan resmi menyudahi kiprahnya di Asia. Untuk Przybek, kondisi ini memastikan dirinya tidak akan tampil lagi untuk sisa musim.

Upaya 'Selamat' dalam 'Selamat Tinggal'

Sad Song Sing Along kalau judul lagu Pee Wee Gaskins. Meskipun riwayat ini terkesan menyedihkan, tetapi Przybek masih terlihat baik-baik saja. Mungkin nyata baik-baik saja atau mungkin karena berusaha dewasa di usianya yang masih belia. Jalannya masih panjang terbentang. Oleh karenanya, Adhitia menyampaikan, "Setiap pemain membutuhkan ruang serta kesempatan untuk terus berkembang. Setelah melalui berbagai pertimbangan, Persib dan Adam (Przybek) sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama."

"Tidak semua kontribusi tercatat dalam statistik pertandingan. Ada nilai-nilai tentang kerja keras, kesabaran, dan loyalitas terhadap tim yang juga layak mendapatkan penghargaan," imbuh Adhitia. Artinya, kiper 192 cm ini masih sangat layak untuk diminati klub lain. Kedatangannya ke Bandung sudah takdirnya demikian, namun bukan berarti petualangan baru di tempat lain hasilnya sudah pasti tidak menguntungkan. Przybek, eks kiper kelompok umur timnas Wales, pergi secara baik-baik untuk melanjutkan hidupnya yang luar biasa.

Artikel Lainnya

Baca berita Persib lainnya.