Persib kembali membuat gebrakan menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Setelah melepas sejumlah pemain dan menyusun ulang komposisi skuad, Maung Bandung kini resmi memperkenalkan striker asal Montenegro, Balsa Sekulic, sebagai ujung tombak baru mereka. Penyerang berusia 28 tahun itu diikat dengan kontrak berdurasi dua musim hingga 2028 dan diproyeksikan menjadi sosok penting untuk memperkuat lini serang Persib di kompetisi domestik maupun level Asia.
Kiprah Figur Montenegro di Bandung
Kehadiran Sekulic bukan tanpa alasan. Manajemen menilai mantan penyerang FK Mornar Bar tersebut memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim setelah kepergian Andrew Jung. Catatan 22 gol dari 48 pertandingan bersama klub kasta tertinggi Liga Montenegro menjadi salah satu pertimbangan utama. Selain itu, pengalaman berkarier di Korea Selatan bersama Gangwon FC, bermain di Uzbekistan bersama Metalurg Bekabad, hingga pernah memperkuat Timnas Montenegro membuat Persib optimistis Sekulic mampu beradaptasi dengan cepat di sepak bola Indonesia. Menariknya, ia juga menjadi pemain Montenegro kelima yang pernah berseragam Pangeran Biru, mengikuti jejak Miljan Radovic, Zdravko Dragicevic, Vladimir Vujovic, dan Ilija Spasojevic.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perekrutan Sekulic merupakan hasil evaluasi bersama tim pelatih. "Kami membangun skuad berdasarkan kebutuhan tim dan rekomendasi dari jajaran pelatih. Setelah Andrew Jung memutuskan melanjutkan kariernya bersama klub lain, kami bergerak mencari sosok yang memiliki karakter, kualitas, dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan Persib. Kami percaya Balsa Sekulic memiliki kapasitas untuk menjawab tantangan tersebut serta memberikan kontribusi positif bagi performa tim secara keseluruhan, khususnya di lini depan," ujar Adhitia. Ia pun menyambut kedatangan sang pemain dengan pesan, "Wilujeng sumping, Balsa Sekulic. Selamat datang di keluarga besar Persib. Kami berharap Balsa dapat segera beradaptasi, menikmati atmosfer sepak bola di Bandung, dan memberikan kontribusi terbaiknya untuk membawa Persib terus berprestasi. Kami juga mengajak seluruh Bobotoh untuk memberikan dukungan penuh agar proses adaptasinya berjalan semakin baik."
Perkenalan Pemain melalui Positive Movement
Tak hanya menghadirkan pemain anyar, Persib kembali memadukan momen pengumuman transfer dengan gerakan sosial bertajuk positive movement. Kali ini, klub berkolaborasi dengan Jubelo Indonesia, perusahaan rintisan asal Bandung yang bergerak di bidang pengelolaan sampah dan manajemen limbah (waste management). Melalui platform digitalnya, Jubelo melayani pengangkutan limbah secara terjadwal maupun on-call, sekaligus mengajak masyarakat mengelola sampah agar memiliki nilai ekonomis. Kampanye bertajuk 'Gerakan Bebersih' ini menjadi bukti bahwa pengenalan pemain baru juga bisa menjadi media untuk menyebarkan pesan kepedulian terhadap lingkungan.
Program tersebut menjadi edisi keempat dari rangkaian positive movement yang diusung Persib. Sebelumnya, pengenalan Gabriel Mutombo dilakukan lewat kampanye bike-to-work dengan kegiatan bersepeda bersama. Setelah itu, Persib menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar aksi donor darah saat memperkenalkan Sandy Walsh dan Luka Menalo. Selanjutnya, kolaborasi bersama Grey Art Gallery melalui acara 'Sabtu Bersama Ayah' yang mengusung aktivitas mewarnai sebagai sarana mempererat hubungan keluarga sekaligus mengembangkan kreativitas, bertepatan dengan pengumuman Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda. Kini, bersama Balsa Sekulic, Persib kembali menegaskan bahwa setiap rekrutan baru bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.